Figur inspiratif kali ini datang dari salah satu guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 7 Yogyakarta, yaitu Fajar Agusta Dwi Katama, S.Pd., yang akrab disapa Pak Fajar. Beliau merupakan bagian dari generasi guru muda yang membawa semangat baru di SMP Negeri 7 Yogyakarta.
Pak Fajar menyelesaikan pendidikan Sarjana Pendidikan IPS di Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 2020. Perjalanan karier beliau tidak langsung berada di dunia pendidikan, melainkan dimulai dari berbagai pengalaman kerja yang beragam. Sejak tahun 2016 hingga 2020, beliau bekerja sebagai sales onderdil motor. Setelah itu, beliau melanjutkan pengalaman sebagai admin klinik di Politeknik LPP hingga tahun 2021.
Semangat untuk terus berkembang membawa Pak Fajar mencoba berbagai profesi lainnya, seperti menjadi driver ShopeeFood serta mengabdikan diri sebagai guru IPS di SMP Muhammadiyah 6 Yogyakarta hingga tahun 2023. Berbekal pengalaman tersebut, beliau kemudian melanjutkan kiprahnya sebagai guru IPS di SMP Negeri 7 Yogyakarta.
Sebagai guru IPS, Pak Fajar dikenal aktif menghadirkan berbagai inovasi dalam pembelajaran guna mendorong siswa berpikir lebih kritis dan analitis. Ia tidak hanya berfokus pada penyampaian materi secara teoritis, tetapi juga berupaya mengaitkan konsep-konsep IPS dengan realitas kehidupan sehari-hari yang dekat dengan pengalaman siswa.
Di luar aktivitas mengajar, Pak Fajar dikenal sebagai sosok yang aktif dan energik dalam bidang olahraga, sejalan dengan hobinya di futsal, sepak bola, dan bulu tangkis. Baginya, olahraga bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga kebugaran, melatih disiplin, serta membangun semangat sportivitas yang juga ia tanamkan kepada para siswa.
Kecintaannya terhadap dunia olahraga telah tumbuh sejak lama dan dibuktikan melalui prestasi yang pernah diraih, yaitu Juara 2 Bulu Tangkis Ganda Putra tingkat Kabupaten Sleman pada tahun 2014 dan 2015. Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi beliau untuk terus aktif dan menginspirasi lingkungan sekitarnya.
Dalam menjalani kehidupan dan profesinya sebagai pendidik, Pak Fajar memegang teguh moto hidup: “Tumbuh, Merekah, dan Mekarlah.” Moto ini mencerminkan semangat beliau untuk terus berkembang, memberikan manfaat, serta menginspirasi peserta didik agar mampu mencapai potensi terbaiknya.
Dengan semangat, pengalaman, dan dedikasi yang dimiliki, Pak Fajar menjadi salah satu sosok guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi dan memotivasi siswa untuk terus belajar dan berkembang. (RA)