Di balik suasana belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan di SMP Negeri 7 Yogyakarta, terdapat sosok guru muda yang penuh semangat, kreatif, dan inspiratif, yaitu Ibu Risa Marlinda, S.Pd., M.A. atau yang akrab disapa Bu Risa. Lahir di Sleman pada 23 Mei 1992, Bu Risa dikenal sebagai pribadi yang hangat, aktif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Bu Risa menempuh pendidikan magister di Universitas Gadjah Mada (UGM), Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Linguistik, dan berhasil menyelesaikannya pada tahun 2017. Bekal akademik tersebut menjadi pondasi kuat dalam pengabdiannya di dunia pendidikan, khususnya dalam mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang kreatif dan komunikatif.
Di SMP Negeri 7 Yogyakarta, Bu Risa tidak hanya bertugas sebagai Guru Bahasa Inggris, tetapi juga dipercaya sebagai Ketua Tim Literasi SMPN 7 Yogyakarta serta menjadi bagian dari Pengurus Komunitas Belajar SMPN 7 Yogyakarta. Peran tersebut menunjukkan dedikasinya dalam meningkatkan budaya literasi dan semangat belajar di lingkungan sekolah.
Sebelum dan selama mengabdi di SMP Negeri 7 Yogyakarta, Bu Risa telah memiliki berbagai pengalaman mengajar dan berkarya di berbagai bidang. Hingga saat ini, beliau masih aktif sebagai staf pengajar/tutor di Universitas Terbuka. Selain itu, Bu Risa juga pernah menjadi pengajar BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) di Mega Bahasa Yogyakarta serta asisten pengajar Matematika dan Bahasa Inggris di Kumon Institute of Education. Tidak hanya di bidang pendidikan, Bu Risa juga menyalurkan kreativitasnya di bidang seni dan tata rias sebagai seorang make up artist melalui akun media sosial @risarias_makeup.
Prestasi yang diraih Bu Risa juga sangat membanggakan. Pada tahun 2025, beliau dinyatakan lolos sebagai Guru Penggerak Angkatan 11, sebuah program bergengsi yang bertujuan mencetak pemimpin pembelajaran di Indonesia. Selain itu, beliau juga lolos Seleksi Bimbingan Teknis Kepenulisan Artikel oleh DPAD DIY tahun 2026. Jiwa kreatifnya terlihat dari prestasi dalam lomba cipta puisi guru dan video konten kreatif. Bahkan sejak tahun 2016, Bu Risa telah menjadi Finalis Duta Bahasa DIY serta penerima Beasiswa Unggulan Kemendikbud RI bidang Pegiat Sosial dan Seniman.
Tak hanya aktif di dunia pendidikan, Bu Risa juga aktif berorganisasi. Pengalaman sebagai Ketua Umum Pengurus Literasi SMA PIRI 1 Yogyakarta dan keterlibatan di berbagai komunitas seni menunjukkan bahwa dirinya merupakan sosok yang mampu berkembang di berbagai bidang sekaligus.
Dalam kesehariannya, Bu Risa memiliki hobi belajar, traveling, dan membuat konten kreatif. Kemampuannya dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran, media sosial, hingga desain poster dan video edukasi menjadikan proses belajar lebih menarik dan dekat dengan generasi muda saat ini. Selain itu, beliau juga memiliki keterampilan di bidang seni tari dan tata rias yang semakin melengkapi sosoknya sebagai guru multitalenta.
Bagi Bu Risa, setiap proses kehidupan adalah pembelajaran yang berharga. Hal tersebut tercermin dalam motto hidup yang selalu beliau pegang:
“Emas murni harus melewati api yang panas. Begitu juga mental juara. No pain, no gain.”
Melalui semangat, kreativitas, dan dedikasinya, Bu Risa menjadi salah satu inspirasi bagi siswa maupun rekan guru di SMP Negeri 7 Yogyakarta. Sosok guru yang tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga terus belajar, berkarya, dan menginspirasi. (RPR)