Selamat Datang di website resmi SMPN 7 YOGYAKARTA
Sekolah Berbasis Budaya
Sekolah Berbasis Budaya
21 Agu 2019

   Konsep pendidikan berbasis budaya adalah pendidikan yang diselenggarakan untuk memenuhi standar nasional pendidikan yang diperkaya dengan nilai-nilai luhur budaya. SMP Negeri 7 Yogyakarta merupakan salah satu sekolah di Yogyakarta yang menyandang predikat sekolah berbasis budaya. Peraturan daerah yang menjadi acuan adalah Perda DIY Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Berbasis Budaya. Perda ini dibuat antara lain didasari pertimbangan bahwa Pemerintah DIY telah menetapkan visi pembangunan DIY tahun 2025 sebagai pusat pendidikan, budaya, dan tujuan pariwisata terkemuka di Asia Tenggara dalam lingkungan masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera.

   Konsep pendidikan berbasis budaya dalam wujudnya adalah mengimplementasikan pendidikan berbasis budaya sebagai sarana melestarikan kearifan lokal dan membentuk karakter kuat bangsa. Membangun karakter kuat bangsa dapat dengan menjunjung tinggi nilai luhur budaya yang harus ditanamkan pada peserta didik melalui berbagai strategi. Menanamkan nilai-nilai luhur budaya pada diri peserta didik tidaklah hal yang mudah, tetapi bisa diupayakan dengan keteladanan, program, dan tindakan nyata.

   Wujud nyata yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 7 Yogyakarta dengan mengenakan busana adat Jawa gagrak Yogyakarta pada setiap hari Kamis Pahing, yang merupakan hari jadi Kota Yogyakarta. Menindaklanjuti program dari Pemerintah Kota Yogyakarta, semua warga sekolah dari siswa, guru, dan karyawan wajib mengenakan baju adat Jawa gagrak Ngayogyakarta. Pemakaiannya lengkap dari bawah sampai atas, yaitu selop, jarik, beskap/lurik dan blangkon bagi laki-laki dan jarik, kebaya bagi perempuan. Mengenakan busana adat Jawa gagrak Ngayogyakarta ini, di samping untuk melestarikan budaya, juga untuk pengenalan dan pembiasaan kepada generasi muda khususnya peserta didik yang berasal dari luar Jawa.

   Pada semester ganjil tahun pelajaran 2019-2020, program  mengenakan busana adat Jawa gagrak Ngayogyakarta telah dilaksanakan untuk pertama kali pada tanggal 15 Agustus 2019. Untuk selanjutnya akan dilaksanakan setiap hari Kamis Pahing. Menurut hitungan Jawa, busana adat Jawa gagrak Ngayogyakarta dikenakan setiap 35 hari sekali atau selapanan.

   Nilai-nilai karakter yang diharapkan dapat dipahami oleh peserta didik adalah sikap yang teratur, disiplin, dan keanggunan. Maksud dari sikap teratur adalah adanya aturan yang melingkupi peserta didik meskipun dalam keadaan nyata mereka dibebaskan dalam bertindak dan berkreasi namun tetap memegang prinsip unggah-ungguh dan tata krama. Disiplin di sini sebagai pembiasaan peserta didik untuk melakukan hal-hal baik, yang dapat mendukung kompetensi di bidang akademik maupun nonakademik. Keanggunan khususnya bagi peserta didik putri, dengan mengenakan busana Jawa gagrak Ngayogyakarta akan memunculkan sikap kehalusan, keanggunan, dan kelembutan. (ss) 

Terkait
Kegiatan Tadarus Pagi
5 Des 2019
Pukul 06.50 bel SMP Negeri 7 Yogyakarta berbunyi, peserta didik muslim segera mempersiapkan diri untuk melaksanakan kegiatan tadarus. Sebelum tadarus dilaksanakan, terlebih dahulu seluruh peserta didik muslim membaca asmaul husna…
REKOLEKSI SISWA KRISTIANI
17 Jun 2016
14.6.2016 -  Kegiatan rekoleksi siswa SMP Negeri 7 Yogyakarta dilaksanakan pada tanggal 14 – 15 Juni 2016 di Wisma Maria Sedayu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan, rasa kekeluargaan, dan…
Pelaksanaan AGCU (Academic General Check-Up) di SMP Negeri 7 Yogyakarta
22 Agu 2024
Yogyakarta dikenal dengan kota pendidikan, untuk itu untuk menjaga komitmen mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia SMP Negeri 7 Yogyakarta memiliki satu program unggulan yang menjadi kebanggaan…
Doa Bersama Menjelang Ujian Nasional
12 Jun 2015
Minggu terakhir sebelum Ujian Nasional dilaksanakan, siswa kelas 9 mengikuti doa bersama yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 9, orang tua siswa, dan seluruh guru dan karyawan SMPN 7 Yogyakarta.…
Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di SMPN 7 Yogyakarta
20 Sep 2021
Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) telah diatur dalam Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021 tentang Asesmen Nasional (AN AKM). Kebijakan tersebut dilaksanakan dengan tujuan pemetaan perbaikan berkelanjutan mutu sistem pendidikan sehingga mendorong…
SMP Negeri 7 Yogyakarta Mengadakan TPM ASPD Kota Yogyakarta Tahap Pertama
24 Feb 2021
Ujian Nasional yang berperan sebagai evaluasi akhir dalam rangka pemetaan mutu pendidikan telah dihapus sejak 2020. Penghapusan tersebut menyebabkan tidak ada standar pemetaan mutu pendidikan di Indonesia, tidak terkecuali di Daerah…
Workshop Penyusunan RKJM SMP Negeri 7 Yogyakarta
28 Mar 2021
Pada hari Rabu tanggal 26 Maret 2021 SMP Negeri 7 Yogyakarta mengadakan workshop penyusunan RKJM ( Rencana Kerja Jangka Menengah). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMP Negeri…
Workshop PISA Ke 2 Semakin Menantang!
4 Mar 2022
Kamis, 3 Maret 2021 bertempat di LAB TIK 3 SMPN 7 Yogyakarta mengadakan workshop PISA ke 2. Workshop diikuti oleh Bapak/Ibu Guru SMPN 7 Yogyakarta. Adanya tantangan yang semakin meningkat…
SMP Negeri 7 Yogyakarta Sukses Melaksanakan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) Utama 2024
16 Mei 2024
Yogyakarta, Senin, 13 Mei 2024 ASPD Utama Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai dilaksanakan. Sebanyak 192 peserta didik kelas IX SMP Negeri 7 Yogyakarta dapat melaksanakan ASPD Utama dengan tertib…
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MELALUI IMAN DAN TAQWA
15 Jan 2016
8.1.16 – Sejalan dengan visi  dan misi, peringatan hari besar keagamaan bagi SMP Negeri 7 Yogyakarta merupakan moment penting. Peringatan hari besar keagamaan merupakan salah satu media pembentukan karakter iman…
Media Sosial
Karya Siswa
SMPN 7 Yogyakarta
Jalan Wiratama 38, Daerah Istimewa Yogyakarta. 55752
Telepon: (0274) 561374
Faksimili: (0274) 561374
Email: smp7yk@gmail.com