Yogyakarta, 2 September 2026 – SMP Negeri 7 Yogyakarta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 pada Rabu, 2 September 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “Sehat Raganya, Luhur Budayanya, Hebat Prestasinya”.
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-66 SMPN 7 Yogyakarta diawali dengan pelaksanaan upacara bendera. Dalam sambutannya, Kepala SMPN 7 Yogyakarta mengajak seluruh siswa untuk senantiasa membudayakan sikap santun, baik dalam perilaku maupun perkataan. Para siswa juga diajak untuk peduli terhadap lingkungan serta mengamalkan ikrar Sapta Wiratama dalam kehidupan sehari-hari.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Bapak Widayat Umar, S.Pd., M.Pd.Si., menyampaikan amanat kepada seluruh siswa agar terus mengembangkan potensi dan meraih berbagai prestasi sehingga mampu mengharumkan nama SMPN 7 Yogyakarta. Beliau juga memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang telah diraih oleh para siswa.
Dalam amanatnya, Bapak Umar turut memberikan semangat atas peran SMPN 7 Yogyakarta sebagai salah satu SMP Negeri di wilayah Jogja Barat yang telah memberikan sumbangsih terhadap keberhasilan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam meraih peringkat pertama secara nasional untuk rerata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Peringatan HUT ke-66 SMPN 7 Yogyakarta secara resmi dibuka oleh Bapak Widayat Umar melalui pemukulan gong dan pelepasan sepasang burung dara. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan launching maskot baru SMPN 7 Yogyakarta, yaitu Hatama dan Hawira.
Kedua maskot tersebut memadukan sosok harimau sebagai simbol SMPN 7 dengan identitas Jalan Wiratama sebagai lokasi sekolah. Dari perpaduan tersebut lahirlah nama Hatama dan Hawira.
Hatama menggambarkan sosok siswa putra yang gagah, berani, dan memiliki semangat tinggi untuk meraih prestasi. Sementara itu, Hawira menggambarkan siswi putri yang anggun, tangguh, berani, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.
Aksesori berupa piala dan busana Jawa yang dikenakan oleh kedua maskot tersebut melambangkan semangat berprestasi sekaligus kecintaan terhadap budaya Nusantara, khususnya budaya Jawa. Hatama dan Hawira diharapkan dapat menjadi perlambang putra-putri SMPN 7 Yogyakarta yang berani, tangguh, berprestasi, berkarakter, serta mencintai dan melestarikan budaya.
Menjelang berakhirnya upacara, para peserta mendapatkan hiburan melalui penampilan suara emas dari siswa kelas VIII, yaitu Bilqis, Humaira, dan Asyifa. Selain itu, seluruh siswa kelas VIII turut menampilkan pertunjukan flashmob yang mengangkat tema “Sehat Raganya, Luhur Budayanya, Hebat Prestasinya.”
Setelah upacara selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan lomba menghias tumpeng yang diikuti oleh perwakilan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan dan kreativitas siswa dalam memeriahkan hari ulang tahun sekolah. Dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial dan lomba kebersihan kelas.
Tidak hanya menghadirkan kegiatan yang bersifat seremonial dan kompetitif, peringatan HUT ke-66 SMPN 7 Yogyakarta juga diisi dengan kegiatan bakti sosial. Dalam kegiatan tersebut, sekolah memberikan paket sembako kepada siswa yang membutuhkan sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.
Melalui peringatan HUT ke-66 ini, SMPN 7 Yogyakarta berharap seluruh warga sekolah dapat terus menjaga kesehatan, menjunjung tinggi budaya, membangun karakter yang luhur, serta mengembangkan potensi untuk meraih prestasi. Semangat tersebut diharapkan dapat membawa SMPN 7 Yogyakarta terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan.