Pada tanggal 25 November 2014, Sekolah SMP N 7 Yogyakarta mengadakan acara belajar bersama, praktikum, dan menuntaskan nilai ekstrakurikuler wajib yang dirangkum dalam sebuah acara menarik yang diberi nama Outdoor Study.
Acara ini digagas dengan kreatif oleh Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan SMP N 7 yaitu Bp. Muh. Sys, S.Pd, yang mempunyai ide untuk menggabungkan antara belajar bersama dan juga ekstrakurikuler wajib yaitu pramuka. Dengan begitu maka nilai wajib praktikum pramuka untuk kelas 8 terpenuhi sekaligus memberikan metode belajar yang menyenangkan untuk siswa.
Setelah melalui beberapa survey, maka diputuskanlah sebuah pantai yang indah di sebelah timur Kota Yogyakarta yang menjadi tujuan Outdoor Study kelas 8 SMP N 7 Yogyakarta. Pantai dengan hamparan pasir putih yang luas, tebing tinggi menjulang, dan pinggiran pantai yang landai serta beberapa gubuk di pinggir pantai yang menambah suasana menjadi indah.
Pantai Sadranan. Merupakan salah satu pantai diantara deretan pantai Slili,Kukup,dan Krakal. Sebuah pantai yang jarang dikunjungi wisatawan karena letaknya yang sedikit tersembunyi. Pantai inilah yang menjadi tempat dimana acara sadranan diselenggarakan.
Tepat pukul 07.30 WIB menggunakan 4 armada bus pariwisata besar, siswa diantar menuju pantai dengan seragam pramuka lengkap. Sesampai disana siswa yang telah dibagi menjadi beberapa kelompok disiapkan untuk menjalankan tugas menyelesaikan kasus yang telah dibagi menjadi 5 pos. Kelima pos tersebut dijaga oleh Dewan Penggalang yang berasal dari siswa kelas 9 yang juga didampingi oleh beberapa guru.
Didalam Pos inilah proses belajar bersama dan praktikum disisipkan. Pos pertama berisi penilaian dari sudut mata pelajaran IPS dan Bahasa indonesia diantaranya mengenai materi mengenai kondisi lingkungan, mata pencaharian, asal usul nama pantai, dsb yang diberikan dengan cara mendengarkan materi dari seorang penduduk asli, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Beralih ke Pos 2, anak diberikan materi Mata pelajaran matematika, dengan kasus menghitung tinggi tower pemancar sinyal yang berada di area pantai, kemudian berlanjut di pos 3 anak harus menyelesaikan kasus mengenai kondisi lingkungan, praktikum IPA dilakukan di pos 4 dengan kasus menghitung kecepatan angin dan suhu udara, dan terakhir diberikan di pos 5 yang diberi kasus mengenai biota laut.
Selesai melakukan semua kasus, siswa diperbolehkan untuk beristirahat, makan, ibadah, dan waktu bebas. Siswa diperbolehkan untuk bermain air sepuasnya sampai dengan pukul 14.30. setelah dipersilahkan mandi, kemudian acara ditutup. Sebagai laporan dari keikutserataan acara tersebut setiap kelompok diwajibkan membuat laporan kegiatan yang wajib dikumpulkan 1 minggu setelah kegiatan berlangsung.
Acara ini terbilang sukses, karena anak sangat antusias dalam mengikuti setiap kegiatan yang telah dirancang. Keikutsertaan siswa juga sangat bagus, hal ini terlihat dari jumlah siswa yang ikut hampir seluruhnya, hanya terdapat beberapa siswa yang terpaksa tidak ikut dikarenakan sakit. Kedepan acara ini dapat dilaksanakan kembali di tahun pelajaran berikutnya, karena dinilai memberikan manfaat positif pada siswa. Siswa lebih memahami materi pelajaran yang telah disampaikan di kelas melalui belajar bersama dan praktikum yang telah dikemas secara apik melalui kegiatan Outdoor Study ini. (FPS )