Selamat Datang di website resmi SMPN 7 YOGYAKARTA
Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kelas 7 Bangunlah Jiwa dan Raganya : Mencegah Perundungan Dunia Maya
Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kelas 7 Bangunlah Jiwa dan Raganya : Mencegah Perundungan Dunia Maya
15 Jan 2024

Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 7 Yogyakarta untuk siswa kelas 7 merupakan sebuah langkah nyata dalam memperkuat karakter dan pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan raga. Dengan tema "Bangunlah Jiwa dan Raganya" serta subtema "Mencegah Perundungan Dunia Maya", projek ini diikuti oleh 192 siswa. Bapak dan ibu guru yang mengampu di kelas 7 bertindak sebagai fasilitator, mendampingi siswa dalam berbagai kegiatan yang berlangsung dari Selasa, 2 Januari 2024, hingga Jumat, 12 Januari 2024.

Projek ini diawali dengan Pre-Test, di mana siswa mengerjakan soal-soal terkait dengan perundungan dunia maya. Tujuan dari pre-test ini adalah untuk mengukur pengetahuan awal siswa mengenai isu yang diangkat dalam projek. Selanjutnya, kegiatan "Kenali Perundungan Dunia Maya" mengajak siswa untuk mengidentifikasi hal-hal yang menjadi permasalahan bersama terkait dengan perundungan di dunia maya. Melalui diskusi dan pengamatan, siswa belajar mengenali bentuk-bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan digital mereka.

Kegiatan "Jika Aku Jadi Kamu" dirancang untuk menggali olah rasa siswa, memperkuat kepekaan emosional mereka, dan meningkatkan kesejahteraan emosi. Dalam sesi ini, siswa diajak untuk merasakan posisi orang lain, memahami perasaan dan emosi yang dialami oleh korban perundungan. Hal ini diharapkan dapat membangun empati dan kepedulian mereka terhadap sesama.

Sesi berikutnya, "Temukan Perundungan di Sekolah," mendorong siswa untuk menganalisis masalah perundungan yang terjadi di sekolah mereka sendiri. Melalui peta konsep, siswa menjawab pertanyaan 5W+1H (What, Why, When, Where, Who, How) untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang situasi perundungan di sekolah. Hasil analisis ini kemudian diolah menjadi peta konsep yang membantu mereka memahami dan mencari solusi atas masalah tersebut.

Dalam kegiatan "Aku Belajar dari Kamu," siswa mendengarkan talk show dari pembicara tamu yang menjelaskan akibat perundungan terhadap kesehatan jiwa dan raga. Melalui sesi ini, siswa mendapatkan wawasan mendalam tentang dampak negatif perundungan, baik dari sisi psikologis maupun fisik, sehingga mereka semakin termotivasi untuk mencegah dan menanggulangi perundungan.

Kegiatan "Apakah Aku Seorang Perundung?" membantu siswa mengidentifikasi karakteristik perundung dan korban perundungan. Siswa diajak untuk merenung dan menilai diri mereka sendiri, apakah mereka pernah terlibat dalam tindakan perundungan atau menjadi korban. Refleksi ini penting untuk membangun kesadaran diri dan mengubah perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Kreativitas siswa diuji dalam kegiatan "Kolase Mencegah Perundungan Dunia Maya." Di sini, mereka merancang, menentukan, dan membuat kolase yang menggambarkan cara-cara mencegah perundungan di dunia maya. Kolase ini menjadi media visual yang edukatif, sekaligus sarana bagi siswa untuk mengekspresikan ide dan gagasan mereka.

Pada tahap selanjutnya, siswa merancang dan memproduksi film bertema mencegah perundungan dunia maya. Dalam kegiatan "Pembuatan Film," siswa belajar membuat judul dan konsep film, merancang tim produksi, memilih pemain, menulis naskah, hingga memproduksi dan mengedit film. Proses ini mengajarkan mereka tentang kerja tim, kreativitas, dan teknik dasar pembuatan film. Siswa juga membuat poster film dan mendirikan studio sederhana untuk penayangan film. Adapun judul-judul film yang mereka buat antara lain “Kelemahan Dibalik Kekejaman”, “Bullying” (dalam lingkungan sekolah), “Bully” (menarik seseorang ke bawah, tidak akan membuatmu mencapai puncak), “The Bully and Their Victim”, “Bullying”, “Rapuh”, “Setara”, “Anak Baru Korban Bullying”, serta “Ola, Si Korban Bullying”.

Puncak atau disebut Panen Raya dari kegiatan ini adalah penayangan film dari setiap kelompok di studio sekolah. Siswa sangat antusias menonton hasil karya mereka sendiri bersama teman-teman dan guru. Film-film tersebut tidak hanya luar biasa dari segi teknis dan kreativitas, tetapi juga sarat dengan pesan moral yang kuat tentang pentingnya mencegah perundungan dunia maya. Penayangan ini menjadi momen yang sangat berarti, menunjukkan betapa luar biasa kreativitas dan usaha yang telah mereka lakukan selama projek berlangsung.

Setelah penayangan film, kegiatan dilanjutkan dengan "Seberapa Jauh Aku Melangkah," di mana siswa melakukan aktivitas fisik dan menulis refleksi berdasarkan kriteria elemen profil pelajar Pancasila. Sesi ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk merenungkan pencapaian mereka dan mengukur sejauh mana mereka telah menginternalisasi nilai-nilai yang diajarkan selama projek.

Sebagai tindak lanjut, siswa diajak untuk melakukan aktivitas fisik, sosial, dan ibadah secara seimbang melalui doa bersama. Mereka juga menuliskan aksi sederhana sebagai tindakan lanjutan dari projek ini, memastikan bahwa nilai-nilai yang telah dipelajari terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berharga, tetapi juga membentuk karakter siswa menjadi lebih baik sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Melalui analisis, refleksi, dan kreativitas, siswa memahami pentingnya menghargai perbedaan, mengembangkan empati, dan menjaga keseimbangan antara jiwa dan raga. Interaksi aktif dengan guru dalam suasana kolaboratif memperkuat rasa kebersamaan dan semangat gotong royong. Projek ini menciptakan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan sikap positif dan konstruktif. (RPR)

Terkait
Kegiatan Komunitas Belajar Wiratama
16 Feb 2024
Yogyakarta, 15 Februari 2024, Komunitas Belajar (Kombel) Wiratama SMP Negeri 7 Yogyakarta mengadakan kegiatan yang berlangsung pada tanggal 15 Februari 2024 dari pukul 12.30 hingga 15.00 WIB. Acara ini diadakan…
SMP Negeri 7 Yogyakarta Sukses Melaksanakan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) Utama 2024
16 Mei 2024
Yogyakarta, Senin, 13 Mei 2024 ASPD Utama Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai dilaksanakan. Sebanyak 192 peserta didik kelas IX SMP Negeri 7 Yogyakarta dapat melaksanakan ASPD Utama dengan tertib…
Semangat SMP N 7 YK Menuju Sekolah Eco-mapping Mandiri
26 Agu 2016
25.08.16 – Untuk keempat kalinya GIZ sebagai pembina  progam Eco-Mapping mengunjungi SMPN 7. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau capaian progam yang telah dirancang sebelumnya. Rangkaian kegiatan sebelumnya yaitu kunjungan pertama…
5 Siswa Peraih Nilai Terbaik PP ASPD Kota Yogyakarta Tahap 1
11 Feb 2022
Sejumlah sekolah di tingkat SMP/MTs se-Kota Yogyakarta melaksanakan Persiapan dan Pemantapan (PP) Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) Tingkat Kota tahap 1. Dimulai pada hari Senin, 8 Februari 2022 selama 4…
PESTA DEMOKRASI PEMILIHAN PENGURUS OSIS PERIODE 2016/2017
27 Sep 2016
Pesta demokrasi di SMP Negeri 7 Yogyakarta dilaksanakan pada hari Kamis, 29 September 2016, pesta demokrasi ini bertujuan untuk memilih ketua OSIS beserta pengurusnya periode 2016/2017 yang akan  menggantikan pengurus…
Sukses ANBK SMP Negeri 7 Yogyakarta
8 Okt 2021
Pada awal bulan Oktober 2021 sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Yogyakarta melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sebagai pengganti Ujian Nasional serta sebagai pemetaan mutu pendidikan di setiap…
Berkompetisi dan Belajar Hidup sehat Mulai Dari Sekarang
15 Okt 2021
Riuh tepuk tangan tangan terdengar saat diumumkan juara lomba senam guru dan karyawan SMPN 7 Yogyakarta. Grup 5 berhasil menjuarai lomba, disusul oleh grup 6 sebagai juara 2, dan grup…
Sekolah Berbasis Budaya
21 Agu 2019
   Konsep pendidikan berbasis budaya adalah pendidikan yang diselenggarakan untuk memenuhi standar nasional pendidikan yang diperkaya dengan nilai-nilai luhur budaya. SMP Negeri 7 Yogyakarta merupakan salah satu sekolah di Yogyakarta…
SOSIALISASI PENANGGULANGAN BENCANA
23 Mei 2016
20.05.16 - Peristiwa gempa bumi di Yogyakarta dan sekitarnya 27 Mei 2006 tidak akan pernah bisa dilupakan. Akibat yang ditimbulkannya sungguh amat mengerikan. Entah berapa ribu nyawa melayang, berapa ribu…
Program Pembelajaran Aplikasi Pendidikan Agama Islam Haji Dan Umroh Siswa Kelas 9 SMP Negeri 7 Yogyakarta
27 Okt 2022
Rabu, 26 Oktober 2022 SMP N 7 Yogyakarta mengadakan kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di luar kelas dengan materi Haji dan Umroh pada siswa kelas 9. Kegiatan ini dilaksanakan…
Media Sosial
Karya Siswa
SMPN 7 Yogyakarta
Jalan Wiratama 38, Daerah Istimewa Yogyakarta. 55752
Telepon: (0274) 561374
Faksimili: (0274) 561374
Email: smp7yk@gmail.com