Selamat Datang di website resmi SMPN 7 YOGYAKARTA
Hari Kartini - Kartini’s Day Bukan Sekedar Euforia
Hari Kartini - Kartini’s Day Bukan Sekedar Euforia
19 Apr 2015

Tidak dapat dipungkiri begitu banyak tokoh-tokoh wanita atau perempuan dunia yang mampu mengubah wajah dunia dan mengukirkan namanya dalam sejarah. Sumbangan besar yang telah ditorehkan untuk perubahan kehidupan. Baik dalam bidang agama, fisolofi, adat istiadat, pendidikan dan bidang-bidang lain.

Sebut saja Sappho (c 570 SM), tokoh wanita yang hidup sebelum masehi, dia terkenal  sebagai penyair hebat. Cleopatra (69 -30 SM) sebagai ratu yang hebat dan dihormati. Musisi, pengarang lagu dan composer wanita yang hebat adalah Hildegard (1098-1179). Marie Curie (1867- 19430) ilmuan wanita pertama yang dianugrahi penghargaan tertinggi di bidang ilmu pengetahuan - Nobel Prize. Namun tidak kalah pentingnya tokoh wanita Indonesia yang mampu mengangkat harkat wanita pada jamannya, dia adalah R.A. Kartini.

Hingga di jaman yang serba digital ini nama R.A. Kartni tetap harum namanya, baik itu dikalangan perempuan maupun laki-laki. Setiap tanggal 21 April seluruh bangsa Indonesia memperingati hari kelahiran beliau. Begitu banyak acara yang dikemas untuk memperingatinya. Mulai dari pelosok desa terpencil dengan cara mengenakan pakaian adat berbagai suku bangsa dan lomba-lomba permainan tradisional hingga seminar-seminar yang dilaksanakan di hotel-hotel mewah.

Seringkali kita terjebak pada hingar bingar peringatan kelahiran ibu kita Kartini, namun makna yang terkandung di dalamnya terlupakan. Akhirnya peringatan itu hanya berdampak pada saat itu saja. Jika momen ini kita gunakan untuk merenung kemudian intropeksi diri, sudahkan perjuangan beliau itu kita maknakan sedalam-dalamnya dan diterapkan sebagai karakter hidup berbangsa.

R.A. Kartni lahir dan hidup di jaman yang serba keterbatasan, pada jaman itu bangsa kita masih dalam penjajahan Belanda, wanita Indonesia haknya jauh di bawah laki-laki. Pendidikan dibatasi hanya sampai sekolah dasar kemudian dipingit untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka, bahkan dengan alasan itu juga beasiswa yang diperolehnya untuk belajar di Belanda tidak dimanfaatkanya. Untuk menghilangkan kesedihannya, ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan buku ilmu pengetahuan lainnya yang kemudian dibacanya di taman rumah dengan ditemani Simbok (pembantunya).

Berbagai keterbatasan tak menghalanginya untuk memperjuangkan persamaan hak dalam berbagai hal, baik dalam hal perbedaan gender maupun status sosial. Emansaipasi wanita itu merupakan istilah yang digunakan untuk persamaan hak antara wanita dan laki-laki. Tetapi ingat bahwa Ibu Kartini tidak mengajarkan emansipasi yang kebablasan, meskipun ingin disamakan haknya dengan laki-laki beliau masih “memahami” kodratnya sebagai wanita. Buktinya beliau tidak memanfaatkan beasiswanya karena ada hal yang lebih penting baginya sebagai wanita.

Jadi bukan alasan keterbatasan itu sebagai keluhan untuk mencapai yang lebih baik lagi, nasib juga bukan pilihan untuk menanti “jatuhnya bintang” dari langit. Semua itu harus diperjuangkan dan diusahakan. Raden Ajeng Kartini sendiri adalah pahlawan yang mengambil tempat tersendiri di hati kita dengan segala cita-cita, tekad, dan perbuatannya. Ide-ide besarnya telah mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaumnya dari kebodohan yang tidak disadari pada masa lalu. Dengan keberanian dan pengorbanan yang tulus, dia mampu menggugah kaumnya dari belenggu diskriminasi. Bagi wanita sendiri, dengan upaya awalnya itu kini kaum wanita di negeri ini telah menikmati apa yang disebut persamaan hak tersebut. Perjuangan memang belum berakhir, di era globalisasi ini masih banyak dirasakan penindasan dan perlakuan tidak adil terhadap perempuan.

Sehingga peringatan hari lahir R.A. Kartini harusnya bukan sekedar dengan berpakaian adat, seminar dan lomba-lomba saja. Akhirnya kita terjebak pada euphoria belaka, namun dibalik peringatan tersebut kita maknai dengan semangat perjuangan beliau sehingga biasa melahirkan “Kartini dan Kartono” masa kini, yang mampu dan mau berjuang untuk kepentingan bangsa tanpa pamrih (PPT)

Terkait
PPDB SMPN 7 Yogyakarta Tahun Ajaran 2023/2024
26 Jun 2023
Sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang dituangkan dalam Peraturan Walikota Nomor 31 Tahun 2023 tentang PPDB menyatakan bahwa PPDB tahun pelajaran 2023/2024 melalui…
REKOLEKSI SISWA KRISTIANI
17 Jun 2016
14.6.2016 -  Kegiatan rekoleksi siswa SMP Negeri 7 Yogyakarta dilaksanakan pada tanggal 14 – 15 Juni 2016 di Wisma Maria Sedayu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan, rasa kekeluargaan, dan…
Tes Kendali Mutu (TKM), Tes Persiapan Menjelang Penilaian Akhir Semester
11 Nov 2021
Pada tanggal 8 – 11 November 2021 SMPN 7 Yogyakarta telah melaksanakan Tes Kendali Mutu (TKM). Pelaksanaan tes tersebut berbasis komputer dalam bentuk tes pilihan ganda khusus pada 4 mata…
Wiratama Futsal Club Berjaya di Ajang Junior Super Futsal
30 Jan 2016
23.01.16–Club futsal SMPN 7 Yk, Wiratama Futsal Club (WFC) kembali berjaya dengan merebut gelar juara ke-4 dalam ajang Junior Super Futsal (JSF). JSF yang diselenggarakan oleh harian Kedaulatan Rakyat ini,…
TES PENDALAMAN MATERI BERBASIS KOMPUTER 1 KOTA YOGYAKARTA SEBAGAI UPAYA MERAIH SUKSES UJIAN NASIONAL
27 Nov 2018
Tes Pendalaman Materi Berbasis Komputer (TPM BK) merupakan agenda tahunan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dalam rangka mengukur tingkat kemampuan siswa SMP/MTs se-kota Yogyakarta. Latihan ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan para…
Akreditasi Perpustakaan Sekolah, Pasti Bisa!
7 Okt 2019
Akreditasi merupakan penilaian kinerja suatu lembaga atau instansi terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Akreditasi perpustakaan sebagai proses untuk mendapatkan status yang dilakukan oleh Assesor Lembaga Akreditasi Perpustakaan Perpustakaan Nasional…
Penerimaan Peserta Didik Baru Di Masa Pandemi Covid-19
6 Jul 2020
Penerimaan peserta didik baru (PPDB) merupakan proses penjaringan siswa untuk bisa masuk menjadi siswa di suatu instansi/sekolah. Kegiatan PPDB ini merupakan program tahunan wakil kepala urusan kesiswaan. PPDB tahun ini…
INDONESIA 71 TAHUN
18 Agu 2016
Kegiatan HUT kemerdekaan ke-71 di SMP Negeri 7 Yogyakarta dilakukan dengan upacara bendera. Upacara tersebut dilaksanakan berbeda dengan upacara hari-hari biasa seperti  setiap hari Senin. Upacara dilakukan di halaman sekolah…
SMP Negeri 7 Yogyakarta Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD)
8 Mei 2024
Kepala SMP Negeri 7 Yogyakarta, Bapak Suyarta, S.Pd., memimpin rapat koordinasi persiapan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD). Rapat tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 6 Mei 2024 di ruang guru dan…
 Berkarakter Unggul, SMP Negeri 7 Yogyakarta Sukses Melaksanakan ASPD dengan Protokol Kesehatan
7 Apr 2021
“Jogja adalah pelopor pendidikan Indonesia”. Nampaknya ungkapan tersebut tepat untuk disematkan pada Yogyakarta atas komitmen dan keberaniannya menjadi salah satu daerah yang melaksanakan evaluasi bertajuk Asesmen Strandar Pendidikan Daerah (ASPD).…
Media Sosial
Karya Siswa
SMPN 7 Yogyakarta
Jalan Wiratama 38, Daerah Istimewa Yogyakarta. 55752
Telepon: (0274) 561374
Faksimili: (0274) 561374
Email: smp7yk@gmail.com